Di akun ini aku masih menyaring semua bahasa kecuali Bahasa Indonesia.
Dan linimasa utama saya, tentunya, masih kosong.
Di akun ini aku masih menyaring semua bahasa kecuali Bahasa Indonesia.
Dan linimasa utama saya, tentunya, masih kosong.
Tes, uji uji tes, satu, dua, tiga...
Susah menahan diri dari berantem di medsos, ketika segalanya terasa ngeselin...
Satu pilihan sih, pertanyakan rasa kesel Anda. Kenapa kesel? Penting banget gak sih keselnya?
(Ini tentu juga berlaku ke diri gw sendiri.)
*drawing idea *bookmarking
https://anticapitalist.party/users/gcupc/updates/82455
Gue gak butuh Masto buat ngomong sama tembok.
Atau ngomong sama ruang hampa.
Basi. Buang-buang waktu dan energi.
Ahok masih di penjara. Rizieq masih kabur di luar negeri.
Mastodon punya filter bahasa masih tetap nggak guna, kalau tujuannya mencari bahasa non-Inggris. Tampaknya...
Satu sih yang agak agak... ajakan agar FPI menjadi kampiun ke-Bhinneka-an...
Tapi udah ah. Males debat kusir.
Berita soal SBY akhirnya ketemu-muka & salaman dengan Mega pas 17-an kemaren... bagus juga sih tuh ya...
(Agak udah berita lama sih.. tapi, ya, berhubung gak ada topik mutakhir lainnya yang lagi penting...) (eh, gak ada topik penting lainnya yang lagi mutakhir...) (eh pokoknya gitu lah...)
Politik Indonesia lagi sepi dan gak heboh. Bagus lah. Lebih enak kalo gak drama lebay.
Hm, server Mastodon pegelinux.ga tampaknya bubar ya..? Atau sekedar lagi skip bayar hosting aja..?
Responding to Antifa Indonesia; I don't mind violence as a toolset for resistance, what I can't support is the notion of Violence as *THE* one solution towards social justice.
Fighting for Peace in practice sounds too much like Fucking for Virginity.
https://twitter.com/RadUnderground/status/889162896441298944
*lanjut gegoleran*
Masih mencari orang #Indonesia di Mastodon Fediverse...